Search and Hit Enter

Tentang Kami

Menulis untuk Kebhinekaan.

Kesepakatan terbentuknya asosiasi penulis diawali dengan deklarasi gagasan “Organisasi Profesi Penulis Indonesia” di tengah hajatan Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) yang telah digelar di Magelang, Jawa Tengah, pada 8 Oktober 2016. Setelah melalui diskusi dan proses persiapan yang cukup matang, pada 27 April di Surakarta, dibentuklah Asosiasi Penulis Indonesia yang diberi nama Satu Pena. Pembentukan Asosiasi ini digawangi oleh beberapa penulis Indonesia yakni: Imelda Akmal, Nasir Tamara, Hikmat Darmawan, Mardiyah Chamim dan lain sebagainya yang difasilitasi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Hubungan Antarlembaga dan Wilayah.

Persatuan Penulis Indonesia (SATUPENA) adalah organisasi wadah yang menyatukan penulis dari semua genre kepenulisan di seluruh Indonesia. Tujuan utama SATUPENA adalah untuk meningkatkan kesejahteraan penulis, peningkatan kapasitas, penguatan profesi dan melindungi hak atas karya serta kebebasan menulis. Tujuan lain SATUPENA adalah menciptakan ekosistem dunia menulis dan memberi kesempatan kepada semua pihak untuk terlibat menjembatani berbagai keperluan bagi para penulis, maupun untuk menciptakan kebanggaan negeri.

SATUPENA bersepakat bahwa kemajemukan, keragaman, kebhinekaan Nusantara harus tetap lestari dan perlu dipublikasikan melalui aktivitas menulis. Untuk itu, SATUPENA menjalankan maklumat bahwa menulis bukan sekedar tindakan individu, tetapi juga menjadikan peradaban dunia, jauh lebih baik.

Penulis senior Nasir Tamara terpilih sebagai Ketua Persatuan Penulis Indonesia (Satupena) dalam kongres perdana di Hotel Aston Solo, 26-29 April 2017, dan akan memimpin organisasi penulis lintas genre ini hingga 2021.