Search and Hit Enter

‘Sastra’

Tidak ada yg namanya “marwah sastra” dan orang/kelompok yang bisa mengaku sebagai penjaga marwah sastra Indonesia.

Tak lagi relevan mengatakan suatu karya sebagai karya populer atau avant-garde atau sastra tingkat tinggi dan sebagainya.

Siapa yang berhak mengatakan karya Marcella FP, Lala Bohang, atau Putri Marino bukan sastra? Faktanya karya-karya mereka adalah bagian dari diskursus kesusastraan kita hari ini. Bagian dari kontestasi gagasan.

Sejarah dibangun oleh kontestasi gagasan. Termasuk sejarah kesusastraan. Lebih lengkapnya silakan unduh buku saya #GenealogiSastraIndonesia
di www.okkymadasari.net.

Demikian sebagian yang saya sampaikan dalam seminar Hegemoni Sastra dan Budaya Populer yang diselenggarakan Kantor Bahasa Jambi. Pembicara selain saya Pak Manneke Budiman. Hadir juga Prof Budi Darma sebagai peserta yang kemudian turut menyampaikan tanggapan.

Lengkapnya silakan cari di YouTube.

#okkymadasari

No Comments

Leave a Reply