Search and Hit Enter

SHAHRUR

Oleh: AE Priyono

Buku ini adalah salah satu bunga rampai pemikiran Muhammad Shahrur, berasal dari tulisan-tulisannya yang paling penting mewakili pandangan progresifnya mengenai agenda rekonstruksi pemikiran keagamaan Islam.

Shahrur adalah seorang pemikir Muslim Syria dengan pandangan-pandangan progesifnya mengenai reformasi teologis dan epistemologis Muslim. Dewasa ini, menurutnya alam pemikiran Muslim semakin terjerembab ke dalam jebakan eksklusivis dan konservatif para penganjur Islamis-ideologis.

Ia, seperti halnya Thaha Husayn dan Nasr Hamid Abu Zayd dari Mesir; Ma’ruf al-Rusafi dari Iraq; atau Mahmoud Mohamed Taha dari Sudan, adalah korban-korban  prosekusi kalangan Islamis kanan yang ganas di negeri mereka masing-masing. Di Indonesia kita mengenal tokoh-tokoh progresif seperti itu pada sosok Cak Nur dan Gus Dur yang juga sering dituduh sesat karena pandangan-pandangan reformisnya. 

Shahrur adalah satu-satunya tokoh literat Dunia Arab — selain novelis Mesir, Nawa el-Saadawi — yang tersisa dari generasi pemikir progresif Muslim dari Dunia Arab abad ke-20, yang masih hidup hingga sekarang.

Kita tahu baru-baru ini pemikiran keagamaan Shahrur menggegerkan publik Indonesia karena dijadikan rujukan utama sebuah disertasi yang ditulis Abdul Azis di UIN Jogjakarta. Supaya jelas saja, wilayah pemikiran Shahrur tidak hanya terbatas soal milk-ul yamin, seperti yang dijadikan topik disertasi itu.

Saya belum selesai membaca e-book ini. Tapi saya ingin berbagi kepada yang berminat membacanya juga.

AE Priyono
(@⁨AE Priyono⁩)

No Comments

Leave a Reply